Ketua Panitia Desak Bupati Jelaskan Arah Kebijakan Infrastruktur Cianjur Utara

Foto Profil admin - Sabtu, 06 Desember 2025 | 12:05 WIB

Bagikan:

CIANJURERABARU.com - Ketua Panitia Rembug Aspirasi, Dadan Supriatna menegaskan pentingnya kejelasan Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam menetapkan arah pembangunan, khususnya terkait infrastruktur di wilayah Cianjur Utara.

Dadan meminta Bupati Cianjur memaparkan secara terbuka Langkah kebijakan yang pemerintah ambil. ia menilai masyarakat berhak mngetahui pertimbangan pemerintah sebelum keputusan strategis dilaksanakan.

"Saya ingin Bupati Cianjur menjelaskan arah kebijakan ini, jangan sampai masyarakat Kembali menggulirkan isu-isu lama karena kurang informasi," ujar dadan dalam forum Rembug Aspirasi yang berlangsung di Hotel Cianjur, Cipanas. (6/12/2025).

Ia menyoroti keresahan warga yang pernah muncul terkait wacana pemekaran wilayah hingga ketidakpuasan terhadap pelayanan pembangunan. Menurutnya, pemerintag harus meredam Kembali isu tersebut dengan komunikasi yang jelas dan terbuka.

https://cianjurerabaru.com/berita/rembug-aspirasi-bersama-lsm-semar-soroti-aglomerasi-dan-masa-depan-cianjur-utara

Dadan juga menyinggung dinamika rencana penataan Kawasan metropolitan. Ia menyebut Undang-undang Nomor 2 Tahun 2024 yang mengatur rencana pengembang wilayah penyangga Jakarta, termasuk Bogor, Depok, Bekasi serta daerah lainnya.

"Dalam perencanaan nasional, Cipanas merusak wilayah strategis. Kita pernah mendengar Program Megapolitan yang DKI Gulirkan. Program itu bertujuan mengingkatkan perekonomina dan pembangunan. Namun masyarakat tidak melihat perkembangan berarti," kata Dadan.

Ia menilai Cianjur memiliki potensi besar, terutama setelah muncul wacana integrasi Kawasan ke dalam jaringan metropolitan Jabodetabekjur.

Menurutnya, Langkah tersebut membuka peluang pembangunan sekaligus tantangan baru dalam pengelolaan wilayah.

"Intergrasi Cianjur ke Kawasan metropolitan dapat mempercepat pembangunan an memperkuat posisi wilayah kita dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Tapi pemerintah harus menjelaskan manfaat dan dampaknya secara konkret," tegasnya.

Dadan menutup penyataan dengan ajakan agar pemerintah dan masyarakat menjaga komunikasi yang sehat dalam setiap rencana pembangunan stategis.***

Komentar

Tulis Komentar

login terlebih dahulu untuk menulis komentar.